Apa peranan Kalium pada tanaman?

unsur_hara

(Pradikta Satria) #1

Kalium merupakan salah satu unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Kebanyakan sebagai katalis dalam reaksi biokimia.

Apa saja fungsi kalium pada tanaman?


(Dinah Lisasari) #2

Kalium sebagai macronutrient dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak, hampir sebanyak nitrogen. Walaupun dibutuhkan dalam jumlah banyak, respon tanaman terhadap pupuk kalium sangat jarang, tergantung banyaknya tanah kekurangan kalium dan kekuatan tanaman menyerap kalium.

Kalium dapat membantu dalam proses pembentukan protein dan memperlancar proses fotosintes serta dapat memperbaiki mutu hasil yang berupa bunga dan buah. Selain itu, kalium dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama, penyakit dan kekeringan.

Unsur K bukan merupakan unsur penyusun jaringan tanaman, namun berperan dalam pembentukan pati, mengaktifkan enzim, pembukaan stomata (mengatur pernapasan dan penguapan), proses fisiologis dalam tanaman, proses metabolik dalam sel, mempengaruhi penyerapan unsur-unsur lain, mempertinggi daya tahan terhadap kekeringan, penyakit selain itu juga berperan dalam perkembangan akar.

Kegunaan unsur hara K bagi tanaman yang lain adalah mengaktifkan kerja beberapa enzim asetik thiokinase, aldolase, pirivat kinase, glutamilsistein sinterase, formil tetrahidrofolatsintetase, suksinil Co A sintetase, induksi nitrat reduktase, sintesis tepung, ATP ase.

Kalium juga memacu translokasi karbohidrat dari daun ke organ tanaman yang lain, terutama organ tanaman penyimpan karbohidrat, misalnya ubi.

Disamping itu Kalium juga merupakan komponen penting di dalam mekanisme pengaturan osmotik di dalam sel dan juga berpengaruh langsung terhadap tingkat semipermiabilitas membran dan fosforilasi di dalam khloroplast.

Ahli yang lain juga menyebutkan bahwa peranan unsur K bagi tanaman sangat penting dalam setiap proses melabolisme dalam tanaman yaitu dalam sintesis dari asam amino dan protein dari ion-ion amonium, dalam proses fotosintesis, sebab apabila terjadi kekurangan kalium dalam daun, maka kecepatan asimilasi karbondioksida (CO2) akan turun.

Jadi K membantu pembentukan protein dan karbohidrat, mengeraskan jerami dan bagian kayu dari tanaman, meningkatkan resistensi terhadap penyakit dan kualitas buah-buahan.