Apa penyebab kelebihan sel darah putih pada tubuh?

Sel darah putih hanya berjumlah sekitar 1% dari total sel darah manusia. Namun, sel darah ini memiliki peran vital dalam sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih berfungsi untuk menangkal ragam penyakit dengan melawan virus, bakteri, ataupun parasit. Meski begitu, kelebihan kadar sel darah putih bukan sesuatu yang baik. Apa penyebab kelebihan sel darah putih pada tubuh?

Kelebihan sel darah putih umumnya terjadi karena dua alasan utama, yaitu terganggunya kerja sumsum tulang sebagai organ yang memproduksi sel darah ini, atau adanya proses inflamasi yang sedang berlangsung. Meski begitu, beberapa faktor lain juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Lebih terperinci, berikut beberapa penyebab kelebihan sel darah putih yang mungkin terjadi.

Infeksi
Adanya infeksi baik akibat virus ataupun bakteri bisa memicu kondisi kelebihan sel darah putih. Infeksi pada saluran pernapasan seperti tuberkulosis (TB paru) dan pertusis (batuk rejan) adalah beberapa contohnya.

Gangguan Pada Sumsum Tulang
Sel darah putih diproduksi di sumsum tulang. Adanya gangguan pada organ ini bisa menyebabkan leukositosis. Beberapa gangguan yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut

Leukemia, baik akut maupun kronis. Leukemia juga dikenal sebagai kanker sel darah putih. Kondisi ini terjadi saat DNA sel darah putih yang belum matang rusak. Kondisi ini menyebabkan sel darah putih berkembang tak terkendali.
Gangguan Myeloproliferatif adalah kanker darah yang menyebabkan sumsum tulang memproduksi ragam sel darah termasuk sel darah merah, trombosit, juga sel darah putih dalam kondisi cacat.

Inflamasi
Proses inflamasi atau peradangan seperti arthritis, termasuk rheumatoid arthritis atau penyakit radang sendi bisa menyebabkan seseorang kelebihan sel darah putih.

Pasalnya, penyakit ini merupakan penyakit autoimun, yaitu penyakit yang menyebabkan kekeliruan kerja sistem kekebalan tubuh, sehingga menyerang jaringan sehat.
Kondisi inflamasi lain juga termasuk luka bakar dan adanya kematian jaringan (gangren).

Stres
Kelebihan sel darah putih dapat terjadi akibat stres fisik ataupun stres emosional. Stres dapat termasuk kerja otot yang terlalu keras, kejang, cemas, ataupun akibat suntikan obat bius.

Untungnya, kondisi kelebihan sel darah putih akibat stres bersifat sementara. Sel darah putih akan kembali ke jumlah normal beberapa jam setelah penyebab tidak lagi terjadi.

Reaksi Sistem Kekebalan Tubuh
Saat terjadi serangan alergi atau asma, sistem kekebalan tubuh akan merespon dengan meningkatkan kadar sel darah putih dalam darah. Meski sementara, kondisi ini juga bisa menyebabkan peningkatan sel darah putih.

Obat-obatan Tertentu
Beberapa jenis obat tertentu seperti kortikosteroid dan epinephrine (adrenalin) dapat menyebabkan kondisi kelebihan sel darah putih. Kortikosteroid adalah obat yang berfungsi meredakan reaksi inflamasi, misalnya untuk mengatasi alergi, gatal, kemerahan, ataupun bengkak.

Tidak jauh berbeda, epinephrine adalah obat untuk mengatasi reaksi alergi. Misalnya alergi akibat obat, gigitan hewan, ataupun makanan.

Konsumsi obat-obatan lain seperti yang beta agonists (obat untuk merelaksasi otot di saluran pernapasan), serta lithium (obat jenis mood stabilizer) juga mungkin menyebabkan kondisi kelebihan sel darah putih.

Kondisi lain seperti menderita hipertiroidisme, merokok, ataupun menderita preklampsia (beragam gangguan fungsi organ yang disertai hipertensi saat hamil) juga bisa memicu terjadinya kelebihan sel darah putih.