Apa penyebab dan pemicu migrain?

Migrain adalah kondisi sakit kepala yang dapat menyebabkan nyeri berdenyut-denyut. Umumnya dapat terjadi hanya pada satu sisi kepala. Tidak jarang juga disertai dengan gejala lain, seperti sensitif terhadap cahaya, mual, dan muntah. Apa penyebab dan pemicu migrain?

Penyebab kondisi ini sulit dipastikan. Faktor lingkungan dan genetik dianggap sebagai salah satu faktor penyebab.

Sakit kepala sebelah ini dapat timbul ketika terjadi perubahan dalam batang otak dan interaksi dengan saraf trigeminal. Perubahan keseimbangan kimiawi otak, termasuk serotonin, juga dianggap sebagai salah satu penyebabnya. Sebab, tingkat serotonin pada anak akan turutn drastis saat serangan migrain, membuat saraf trigeminal mengeluarkan kimiawi yang menyebabkan rasa sakit.

Pemicu pada tiap orang bisa berbeda. Pada wanita, perubahan hormon bisa berperan. Jika seorang wanita yang memiliki riwayat migrain, kemungkinan akan mengalaminya sebelum atau selama menstruasi.

Ada pula wanita yang merasakan lebih sering menderita sakit kepala ini saat hamil atau menopause. Demikian pula, obat hormonal dapat memengaruhi kemunculannya pada wanita. Termasuk kontrasepsi oral atau terapi pengganti hormon.

Untuk pemicu yang lebih umum, termasuk keju, makanan dengan kandungan garam tinggi, penambah rasa makanan (monosodium glutamate/MSG) atau melewatkan waktu makan. Minuman seperti alkohol, wine atau minuman mengandung kafein juga dapat memicu kondisi ini.

Di samping itu, terdapat pula beberapa pemicu lainnya, seperti:

  • Dalam kondisi stres.
  • Perubahan waktu tidur.
  • Aktivitas fisik yang berlebihan.
  • Perubahan lingkungan, seperti cuaca atau tekanan.
  • Terpapar stimulan, seperti paparan matahari yang terik, suara yang keras atau bau yang tajam