Apa minuman sehat untuk tubuh bebas penyakit?

Guna memiliki tubuh sehat yang bebas dari penyakit, kamu perlu mendapatkan beragam nutrisi yang diperlukan tubuh. Selain diperoleh dari makanan, kamu juga bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dari berbagai minuman sehat. Apa minuman sehat untuk tubuh bebas penyakit?

Cokelat Panas
Manfaat cokelat panas ternyata tidak hanya sebatas menghangatkan tubuhmu saat cuaca dingin. Mengonsumsi cokelat, khususnya cokelat hitam, dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuhmu.

Pasalnya, cokelat hitam dipercaya dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular karena kemampuannya merelaksasi pembuluh darah, serta meningkatkan kadar kolesterol baik. Selain memperbaiki mood, kemampuannya untuk meningkatkan sensitivitas hormon insulin juga bisa didapat.

Selain itu, cokelat juga mengandung triptofan, yaitu asam amino esensial yang berperan dalam pembentukan niasin (Vitamin B3). Niasin penting dalam pembentukan serotonin, yakni senyawa kimia yang bekerja dalam penyampaian sinyal pada sistem saraf dan membuat kamu merasa bahagia.

Inilah yang menyebabkan cokelat seringkali disebut sebagai makanan peningkat mood dan baik bagi kesehatan.

Air Lemon

Sudah bukan rahasia lagi bahwa lemon memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Kamu dapat memperoleh manfaat lemon dari minuman teh lemon, menjadikannya masker, atau sekadar menambahkan perasan buah lemon ke dalam segelas air putih.

Air lemon menjadi salah satu minuman sehat karena dipercaya dapat membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit kardiovaskular hingga tekanan darah tinggi. Ketika flu, kamu bisa mengonsumsi air lemon untuk mendapatkan asupan vitamin C.

Bagi kamu yang memiliki masalah bau mulut, air lemon juga diyakini dapat mengurangi gejala yang kamu alami. Bau mulut umumnya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri akibat mulut yang kering. Dengan mengonsumsi air lemon yang masam, kelenjar ludah terangsang untuk memproduksi lebih banyak air liur sehingga mulut tidak lagi kering.

Teh Hijau
Minuman populer yang satu ini dipercaya memiliki banyak manfaat, mulai dari mengatasi masalah pencernaan, mengurangi sakit kepala, hingga membantu mencegah berbagai jenis kanker.

Polifenol yang terkandung dalam teh hijau menjadikannya sebagai salah satu sumber antioksidan terbaik. Antioksidan berguna untuk melindungi sel-sel tubuhmu dari radikal bebas, yaitu molekul di dalam tubuh yang menjadi penyebab sejumlah penyakit seperti penyakit jantung, kanker, dan sebagainya.

Selain dengan diolah menjadi minuman sehat, manfaat teh hijau juga bisa kamu peroleh dengan menjadikannya larutan kumur atau dengan menempelkan sekantung teh hijau ke permukaan kulit yang membutuhkan manfaatnya.

Jus Semangka
Segelas jus semangka mengandung berbagai jenis nutrisi seperti karbohidrat, serat, sitrulin, karotenoid, dan flavonoid. Semangka juga mengandung beragam vitamin seperti vitamin B1, B6, dan vitamin C.

Selain itu, yang membuat jus semangka menjadi salah satu minuman sehat adalah kandungan likopen yang tinggi, bahkan 40% lebih tinggi dibandingkan tomat yang selama ini disebut-sebut sebagai salah satu sumber likopen terbaik.

Seperti polifenol yang ada pada teh hijau, likopen yang terkandung di dalam jus semangka berpotensi mencegah berbagai penyakit kronis seperti dislipidemia (tingginya kadar lemak jahat di dalam tubuh), diabetes, penyakit saraf akibat penuaan, hingga kanker pada saluran cerna.

Susu Kedelai
Susu adalah salah satu minuman sehat yang mengandung beragam nutrisi. Namun bagaimana jika kamu memiliki alergi susu sapi sehingga tidak bisa mengonsumsinya?

Kamu tetap bisa mendapatkan manfaat susu dari bahan-bahan nabati seperti kacang kedelai, kacang almond, dan kelapa. Susu dari bahan-bahan nabati ini aman untuk dikonsumsi siapa saja, termasuk kamu yang mengalami alergi susu sapi.

Manfaat susu kedelai untuk kesehatan terutama diambil dari kandungan isoflavon yang dipercaya dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker prostat, menurunkan kolesterol darah, serta mencegah sejumlah penyakit seperti penyakit jantung, endometriosis (pertumbuhan jaringan rahim di luar badan rahim), hingga osteoporosis.