Apa Mata Kuliah yang Paling Sulit Menurut Kamu?

Bagi saya hampir semua mata kuliah menyulitkan saat dilakukan secara daring, karena kebetulan saya menggambil jurusan Manajemen Keuangan, maka benar benar harus memperhatikan dan lansgugn memperhatikan secara seksama, dan mata kuliah yang kebetulan sulit waktu itu saat sama semester 6 yaitu Manajemen Keuangan Internasional, sebenarnya tidak begitu susah, namun karena terlalu banyak mata uang asing disana maka terlihat sediki berbelit dan benar benar harus di perhatikan.

Saya saat ini sedang menjalani studi S1 Psikologi dan bagi saya mata kuliah tersulit sejauh ini ialah TAT (Thematic Apperception Test). Hal tersulit adalah saat interpretasi hasil atau jawaban dari klien apalagi harus dibuat laporan yang bisa puluhan lembar banyaknya. Interpretasi dari tes ini juga sangat subjektif sehingga tester juga harus fokus dan tidak melihatnya dari perspektif diri sendiri melainkan tester serta wawancara dan observasi yang telah dilakukan kepada testee.

Tanggapan dari diskusi ini akan sangat bergantung dari masing-masing pribadi. Di kampus mana berkuliahnya, apa jurusan/prodinya, kurikulum, dosen, standar pembelajaran dll.

Oke, aku pribadi adalah seorang mahasiswa dari program studi Sastra Inggris. Hampir setiap mata kuliahnya bergelut dengan bahasa, sastra, ilmu sosial dan hapalan-hapalan lainnya. Karena itu aku rasa yang paling sulit adalah mata kuliah yang terkait dengan ilmu eksak dan hitung-hitungan, karena di jurusan sastra kami tidak terbiasa dengan matematika haha :grinning_face_with_smiling_eyes:

Bagiku mata kuliah Statistika adalah yang tersulit. Rasanya seperti harus memeras otak kembali untuk mempelajari matematika, yang rasanya sudah kutinggalkan sejak SMA. Memang ini adalah mata kuliah yang berguna, namun rasanya tidak akan atau hampir tidak dipakai di bidang Sastra Inggris (kecuali untuk mengolah data skripsi, itupun kalau ada data kuantitatif nya).

Kalau menurut saya sendiri sebagai seorang mahasiswa Sastra Inggris yang kini sudah menginjakan kaki di semester 7, menurut saya ada beberapa matkul yang memang terbilang paling sulit di antara matkul - matkul yang lainnya, seperti Linguistik dan Kajian Budaya. dua matkul itu menurut saya sangat sulit sekaligus menantang karena dituntut untuk memiliki pemahaman ekstra akan teori - teori yang disajikan. Linguistik sulit karena kita dituntut untuk dapat menguasai struktur - struktur yang ada di dalam bahasa seperti grammatikal, fonetik, fonologi, dan lain sebagainya serta dapat membandingkannya dengan struktur bahasa - bahasa lainnya. Unutk matkul - matkul yang sifatnya Linguistik saya cukup sering mendapatkan nilai yang lumayan bagus dan memuaskan.

Sedangkan untuk matkul - matkul kajian budaya juga sangat sulit mengingat, kajian budaya merupakan analisis langsung terhadap budaya dengan menggunakna teori - teori yang super bejibun dan kadang - kadang sulit di mengerti sehingga memerlukan baca berulang - ulang kali. tetapi saya lumayan bisa mengatasinya dan dapat lulus di matkul - matkul tersebut.

Mata kuliah yang paling sulit di setiap jurusan atau program studi tentu berbeda-beda. Di prodi saya, mata kuliah yang paling sulit menurut saya adalah Psikometri. Psikometri merupakan ilmu yang mempelajari tentang alat ukur psikologi. Karena di mata kuliah psikometri banyak teori teori. Saya tipe orang yang agak susah menghafal jadi saya merasa kesulitan di mata kuliah psikometri

Mata Kuliah yang paling sulit menurut saya adalah statistika dan konstruksi alat ukur. saya kesulitan dalam memahami pelajaran yang berkaitan dengan angka sehingga menguasai statistika meskipun mudah bagi sebagian orang tapi terasa sulit karena saya kurang begitu suka. Untuk Konstruksi alat ukur merupakan mata kuliah yang cukup rumit karena melewati banyak tahapan untuk pembuatan skala ukur, mulai dari mencari teori menetapkan item dan menyeleksi pertanyaan yang tidak cocok, sehingga mata kuliah Konstruksi Alat Ukur menjadi cukup sulit jika tidak mengikuti tahapannya sejak awal.

Sejauh ini selama 5 semester berkuliah, mata kuliah yang saya anggap sulit ada Metode Penelitian. Mata kuliah ini menuntut mahasiswa untuk menentukan tema yang relevan dengan kondisi saat ini, selanjutnya juga harus mengumpulkan sumber pendukung seperti jurnal, artikel maupun buku dengan jumlah yang banyak, belum lagi sumber yang diajukan harus dianalisis terlebih dahulu 1/1. Mata kuliah ini bagi saya mengharuskan mahasiswa untuk benar-benar sabar dan telaten karena step yang dijalani.

Semantik! Dalam jurusan bahasa ada yang namanya ilmu linguistik dan ilmu itu bercabang salah satu diantaranya adalah semantik. Tidak sedikit orang bahasa yang bilang bahwa ilmu linguistik sangat susah dan berat, aku setuju dengan pernyataan tersebut karena setiap kali aku menjalani mata kuliah berbau linguistik rasanya sungguh berat karena tidak dapat dipahami dengan mudah dan harus baca berkali-kali untuk memahami hal apa yang sedang dibicarakan hingga pada akhirnya aku memahami apa maksud dari pokok bahasan tersebut. Namun ketika aku bertemu dengan semantik, rasanya berat sekali karean dibaca berulang kali pun aku masih tidak bisa memahami apa yang sedang di bahas dan menurutku semantik adalah ilmu yang tidak memiliki ujung jadi sangat susah. Pernah semalaman suntuk tanpa tidur aku membaca satu bab materi semantik namun hasilnya tetaplah nihil karena saking susahnya menurut aku

Berbicara mengenai mata kuliah yang sulit memang tergantung dari jurusannya masing-masing. Sebagai mahasiswa sosiologi, mata kuliah yang menurutku sulit yaitu statistika. Mengapa demikian? Karena saya masuk jurusan sosiologi untuk menghindari hal-hal yang berhubungan dengan hitung-hitungan seperti apa yang dibilang oleh Kak Navyani. Jadi kalau ada mata kuliah seperti statistika, kuanti, atau yang ada perhitungan angka otomatis jadi agak lemot seketika. Tapi untungnya, di matkul ini aku diajarin terus sama temen-temen yang super baik dan kebetulan dosennya juga ga begitu killer jadi enjoy aja belajarnya.

Sebenarnya bisa dikatakan, tiap mata kuliah pasti memiliki sisi sulit dan mudah nya sendiri-sendiri. Aku pribadi, sebagai mahasiswa Sastra Inggris tahun ke-3, masih memiliki kesulitan dan ibaratnya, masih keder sendiri sama grammar. Hahahaha. Padahal udah mau lulus dan skripsi pun harus memakai bahasa Inggris dengan grammar yang tepat :joy:, ditambah jika mempelajar grammar, ada level yang berbeda mulai dari fundamental, intermediate, post-intermediate, dan advance. Level kesulitannya pun berbeda-beda.

Bisa dibilang, grammar ini sangat mengecoh, kita harus sangat teliti saat mengerjakan soalnya. Ibarat seperti matematika, di contoh soal pasti kita beranggapan “wah ternyata gak susah-susah amat.” tapi ternyata jika kita sudah latihan sungguhan, pasti akan bingung karena jomplang banget sama contoh soal yang sudah kita pelajari. But so far, it is a fun course indeed :sneezing_face: :crazy_face:

Sebagai mahasiswi semester 5 jurusan teknik mesin, dan saya mengambil jenjang kuliah D3 yang mana tahun ini adalah tahun akhir bagi saya, saya merasa semua mata kuliah agak sulit karena sudah banyak dosen yang mulai menugaskan untuk membuat proyek tugas akhir mata kuliahnya… belum lagi praktikum di lab, kita mengimplementasikan teori yang sebelumnya sudah dipelajari ketika kuliah daring (yang mana ketika perkuliahan daring ini, saya merasa kurang paham).

Yaps, bener banget. Aku sebagai anak bahasa juga merasakan kesulitan dengan matkul linguistic. Memang tidak belajar tentang hitung-menghitung, namun membedakan makna, bunyi dan konteks yang sepertinya sepele, ternyata sangat rumit.

Di dalam jurusan saya, sejujurnya saya kurang minat dengan mata kuliah statistika. Kenapa? Simple, karena saya tidak mahir dalam bidang hitung menghitung, dan saya merasa kurang menguasai mata kuliah tersebut.

Walaupun saya sudah mencoba untuk mempelajarinya sendiri, mengejar ketertinggalan saya terhadap materi, sangat sulit untuk mengubah persepsi saya bahwa statistika adalah mata kuliah yang sulit.

Sebagai mahasiswi jurusan sastra inggris, menurutku mata kuliah yang paling sulit dan paling tidak aku minati adalah sistemik functional grammar. menurutku sangat sulit karena ada banyak jenis-jenis yang harus dipelajri dan juga banyak teori yang harus dihafalkan. Karena kebanyakan referensi adalah bahasa inggris, aku juga harus membaca referensi tersebut dalam bahasa inggris padahal dalam bahasa indonesia pun sulit untuk dimengerti.

Bagi saya pribadi, seorang mahasiswa dengan latar belakang pendidikan dibidang teknik, saya sangat merasa kesulitan dengan mata kuliah matematika/kalkulus. Padahal, sejatinya mata kuliah tersebut merupaka mata kuliah yang cukup krusial di bidang studi keteknikan. Tapi entah kenapa saya sangat sulit mengikuti mata kuliah kalkulus atau matematika. Kemudian ada mata kuliah tentang perpindahan panas. Mata kuliah tersebut juga sangat sulit bahkan di kampus saya sampai diberikan 4 sks hanya untuk perpindahan panas.