Apa Manfaat Enceng Gondok untuk Ternak Ayam?

Penambahan daun enceng gondok dirasa penting demi menghemat biaya pakan untuk ternak ayam. Daun enceng gondok adalah tanaman yang memiliki perkembangan sangat cepat dan dapat dengan mudah kita jumpai.


Penambahan daun enceng gondok dirasa penting demi menghemat biaya pakan untuk ternak ayam. Daun enceng gondok adalah tanaman yang memiliki perkembangan sangat cepat dan dapat dengan mudah kita jumpai.

Daun enceng gondok (Eichornia Crassipes) adalah tanaman air dan biasa tumbuh pada permukaan air seperti di kolam, sungai, rawa, danau, dan beberapa tempat dengan genangan air lainnya.

Di berbagai daerah, tanaman enceng gondok sering dianggap sebagai hama karena pertumbuhan dan perkembangan tanaman ini cukup cepat dan memenuhi sungai, danau, atau rawa. Banyak yang beranggapan bahwa eceng gondok menjadi penyebab mampetnya saluran air di sungai-sungai karena air tidak mengalir dengan benar dan menimbulkan tumpukan sampah.

Padahal, tanaman air ini bisa dimanfaatkan dan sangat berguna sebagai pakan alternatif ternak ayam, terutama ayam kampung demi mengoptomalkan produksi telurnya. Sudah terbukti bahwa campuran pakan dengan daun eceng gondok dapat meningkatkan kualitas telur bebek yang semula hanya 57,7 gr/butir menjadi 59,19 gr/butir.

Adapun manfaat daun enceng gondok untuk ayam kampung, yakni kalsium daun eceng gondok lebih tinggi daripada akar dan batangnya. Fungsi kalsium itu sendiri, yaitu untuk menetralkan asam organik hasil metabolisme seperti asam oksalat berupa racun bagi ternak.

Selain itu, per 100 gram daun eceng gondok juga memiliki kandungan karoten yang tinggi sekitar 109.000 UI. Karoten tinggi ini mampu menggantikan konsentrat protein daun (pengganti bekatul). Disamping itu, terkandung pula provitamin A yang berguna untuk menambah warna kuning pada telur, juga mengandung protein.