Apa makna sholawat menurut ajaran Islam?

Sholawat

Sholawat berarti jamak dari shalat. Kata sholawat juga berarti: 1) Permohonan kepada Tuhan, doa, dan 2) doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan sahabatnya. Bershalawat bermakna membaca shalawat atau berdoa.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)-nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak).” (HR An-Nasa’i No. 1297 dan Ahmad, shahih.)

Dalam hadits lain juga disebutkan bahwa dengan bershalawat, maka akan terhapus dosa-dosa kita sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah berikut:

“Bershalawatlah kamu untukku, karena membaca shalawat untukku bisa mengahapus dosamu dan bisa membersihkan pribadimu”. (HR. lbnuMajah)

Bahkan, dalam al-quran, Allah sendiri berfirman bahwa Dirinya beserta para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad yang mana firman tersebut menjadi perintah bagi umat Islam untuk memanjatkan shalawat kepada Nabi. Hal ini tercantum dalam QS. Al-Ahzab (33): 56 yang berbunyi:
ْ

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (memuji dan berdoa) ke atas Nabi (Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam). Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu ke atasnya, serta ucapkanlah salam dengan penghormatan.” (Al-Ahzab: 56)

Makna kata sholawat merupakan satu rumpun dengan kata sholat. Perbedaan sholat dan sholawat ada dalam huruf waw,

  1. shod ص : kebaikan
  2. lam ل : persembahan/bagi
  3. alif ا : huruf tambahan penguat
  4. ta marbuthoh ة : disini bermakna Tuhan yang maha lemah lembut

Jadi sholat itu bermakna suatu kebaikan yang dipersembahkan kepada Allah yang Maha lemah lembut.

Sedangkan takwil sholawat adalah sebagai berikut :

  1. shod ص : kebaikan
  2. lam ل : persembahan/bagi
  3. waw و : wakil/wali sebagai representatif
  4. alif ا : huruf tambahan penguat huruf sebelumnya
  5. ta ة : Tuhan yang maha lemah lembut

Jadi sholawat itu bermakna suatu kebaikan yang dipersembahkan bagi wakilnya Allah yang Maha lemah lembut.

Oleh karena itu antara sholat dan sholawat beda peruntukan:

  • sholat : ditujukan kepada Allah
  • sholawat : ditujukan kepada manusia, wakilnya Allah (nabi)

Allah dan malaikatnya bersholawat atas nabi, tapi jangan sampai salah faham tentang bersholawat…

  1. bersholawat itu berbeda dengan “mengucapkan” ucapan sholawat
  2. beristighfar itu beda dengan mengucap istighfar
  3. bertakbir itu beda dengan mengucapkan takbir
  4. bersyukur itu beda dengan mengucapkan hamdalah -

Ketika kamu mengucapkan kalimat sholawat, kamu BELUM tentu bersholawat… Ketika kamu mengucapkan istighfar, kamu belum tentu beristighfar. Contoh: Kamu melihat orang yang berprilaku buruk, lalu kamu mengucap “astaghfirullah, orang kok jahat amat”… ucapan istighfarmu TIDAK ada kandungan kamu memohon ampunan atas dosa dan kesalahanmu, namun istighfarmu hanyalah untuk mencela prilaku orang lain… Kadang, istighfarmu perlu diistighfari…

Nah, sudahkah kamu bersholawat kepada nabi??.. ataukah kamu cuman mengucap sholawat??.. yang diperintahkan itu bersholawat, bukan mengucap sholawat… يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا…

… wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu kepadanya dan ucapkan salam kepadanya.

Saya lihat banyak orang yang mengucapkan sholawat, namun mungkin sedikit yang bersholawat…