© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa makna dari amar maruf nahi munkar?

Amar ma’ruf nahi munkar ( al’ amru bil-ma’ruf wannahyu’anil-mun’kar ) adalah sebuah perintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat.

Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS. Luqman : 17)

Amar itu pekerjaannya Amir… Amir itu pemimpin dalam pengertian luas… Kamu adalah amir (pemimpin) bagi dirimu sendiri dan keluargamu… Maka kamu bisa mengeluarkan “amar” untuk dirimu dan keluargamu… Dalam bentuk perintah-perintah, instruksi, aturan, pedoman dan sebagainya… Tetapi kamu tidak berhak mengeluarkan amar untuk tetanggamu… Kamu tidak berhak, memerintah tetanggamu, memberi instruksi tetanggamu, kecuali kalau kamu jadi Ketua RT… Kamu boleh mengeluarkan amar, untuk warga RTmu…

Jadi amar makruf itu suatu instruksi, perintah, komando dari seorang amir/pemimpin, untuk berbuat bertindak dsb yang baik baik… Objek dari amar ini hanyalah kepada orang-orang yang berada dalam kepemimpinanmu saja, tidak untuk orang diluar itu…

Untuk orang diluar kepemimpinanmu, maka adanya adalah saling menasehati kebenaran dan sabar… tidak ada amar makruf…

Contohnya saya misalkan, saya boleh mengeluarkan amar, sebatas untuk murid2 saya saja… tidak ada urusan saya untuk yang diluar itu… Jadi amar makruf itu terbatas… Nahi munkar itu menolak kemunkaran… menolak kemunkaran ini ada juga batasannya:

hanya boleh menolak kemunkaran sesuai prosedur, yaitu terhadap kejahatan yang bersifat “TERBUKA”… yang tertutup/tersembunyi, ada batasannya… Kamu tidak boleh mengintip rumah orang, untuk mencari-cari cela/aib orang lain…

Mursyid Syeikh Muhammad Zuhri (Abah FK)