Apa kelebihan dan kekurangan dari Fault Tree Analysis (FMEA)?

download (5)

Apa kelebihan dan kekurangan dari Fault Tree Analysis (FMEA)?

Fault Tree Analysis (FMEA) adalah analisis diagram terstruktur yang mengidentifikasi elemen-elemen yang dapat menyebabkan kegagalan sistem.

Kelebihan Fault Tree Analysis (FMEA):
FMEA digunakan untuk menangkap potensi kegagalan / risiko & dampak dan memprioritaskan mereka pada skala numerik yang disebut Nomor Prioritas Risiko (RPN) yang berkisar antara 1 hingga 1000. RPN diperoleh dengan mengalikan Tingkat Permasalahan, Kejadian & Deteksi. Setiap Tingkat Keparahan, Kejadian & Deteksi diidentifikasi pada skala 1 sampai 10. Ini adalah metode yang sangat masuk akal dan efektif jika dilaksanakan tepat waktu.

Kekurangan:

  • Implementasi metode membutuhkan input yang cukup besar, karena lebih banyak detail proses mengarah pada peningkatan geometrik di area yang dianalisis, dan jumlah kejadian yang memengaruhi tumbuh secara bersesuaian.

  • Fault Tree Analysis adalah diagram logika Boolean, yang menunjukkan hanya dua kondisi: berfungsi dan gagal.

  • Sulit untuk memperkirakan keadaan kegagalan sebagian dari bagian-bagian proses, karena penggunaan metode umumnya menunjukkan bahwa prosesnya baik dalam kondisi baik atau dalam keadaan rusak.

  • Ini membutuhkan pakar keandalan dengan pengetahuan mendalam tentang proses.

Referensi

http://projectriskcoach.com/evaluating-risks-using-quantitative-risk-analysis/
http://iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/252/1/012046/pdf
https://pdfs.semanticscholar.org/6db6/8829fa44dc0b8047edb9afdf636d87fabe86.pdf