Apa jenis karya sastra yang terkenal di Korea Utara?


(Val) #1

Karya sastra memiliki banyak jenisnya. Sebagai Negara yang dianggap ter-isolasi oleh beberapa pengamat, jenis karya sastra apa yang menajdi primadona disana? Mengingat pembatasan terhadap banyak aspek terjadi disana.


(Vallian Kautsar) #2

Di Korea Utara sendiri, buku menjadi primadona disana. Budaya membaca sangat tinggi dan dijaga oleh warga negaranya. Membaca adalah hobi yang populer di Korea Utara, di mana karya sastra dan buku mendapat tempat tersendiri dalam kebudayaan Korea Utara, dan usaha rezim yang berkuasa untuk menyebarkan propaganda dalam bentuk teks. Karena hal itulah, penulis mendapat prestise yang tinggi. Penulis dianggap sebuah pekerjaan yang sagat terpandang di Korea Utara.

Sastra Rusia sangat populer di era sebelum kemerdekaan Korea Utara. Pembaca di Korea menggemari jenis sastra Rusia yang berbeda dari pembaca Barat. Sementara orang Barat mengapresiasi karya-karya Leo Tolstoy seperti Anna Karenina dan Perang dan Damai, sebagian besar orang Korea tidak membacanya dan lebih menikmati karyanya mengenai agama dan moral. Penulis Soviet, Maxim Gorky khususnya, sangat populer di Korea Utara.

Dasar sastra Korea Utara dibentuk pada masa antara tahun 1945 dan 1960-an, lembaga pemerintah seperti di Soviet menguasai seluruh aspek kehidupan warga Korea Utara. Bersamaan dengan hal itu, pembatasan dan perintah politik mempengaruhi karya sastra yang dibuat. Segera setelah kemerdekaan, Korea Utara meniru jejak sastra Soviet. Tetapi ketika de-Stalinisasi di pertengahan 1950-an, Kim melihat momen ini sebagai kesempatan untuk mengurangi pengaruh Soviet dan meningkatkan pengaruhnya sendiri. Ia berhasil menyingkirkan sastra “asing” dalam sebuah pidato yang berjudul “Untuk Menghilangkan Dogmatisme dan Formalisme dan Membangun Juche dalam Karya Ideologis”. Karenanya, sastra Korea Utara memiliki pandangan nasionalistik, tetapi unsur-unsur Soviet yang diperkenalkan selama tahun 1940-an tetap ada.