Apa itu Belt and Road Initiative?

Saat ini, China sedang menjadi sorotan dunia dikarenakan kebangkitannya, khususnya melalui mega proyek Belt and Road Iniatiative (BRI). BRI juga disebut sebagai Chinese’s Marshal Plan atau paket stimulus untuk negara dengan perekonomian yang lambat.

Sejak Presiden Xi Jinping mengumumkan rencana besarnya untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa, inisiatif tersebut nyatanya telah menjadi slogan yang luas untuk menggambarkan keterlibatan China di luar negeri.

BRI terdiri dari dua komponen utama, yaitu the Silk Road Economic Belt and the 21st Century Maritime Silk Road. Silk Road Economic Belt sebagai jalur darat bertujuan menghubungkan provinsi tertinggal bagian barat Tiongkok dengan Eropa melalui Asia Tengah. Sedangkan the 21st Century Maritime Silk Road sebagai rute laut bertujuan menghubungkan provinsi pesisir Tiongkok yang kaya dengan kawasan Asia Tenggara hingga Afrika melalui pelabuhan dan jalur kereta api Dengan menghubungkan Tiongkok dengan berbagai belahan dunia maka Xi Jinping memimpikan sebuah jalan sutera besi bagi Tiongkok beserta kepentingannya.

Belt and Road Initiative diperkirakan menelan biaya lebih dari $1 triliun (£ 760 miliar), meskipun ada perkiraan yang berbeda mengenai berapa banyak uang yang telah dibelanjakan hingga saat ini. Menurut sebuah analisis, China telah menginvestasikan lebih dari $210 miliar, mayoritas berada di Asia.

Tetapi upaya China di luar negeri tidak berhenti di situ. Belt and Road juga berarti bahwa perusahaan China terlibat dalam pekerjaan konstruksi di seluruh dunia dalam skala yang tak bisa dianggap kecil.

Hingga saat ini, perusahaan China telah mendapatkan lebih dari $340 miliar dalam kontrak konstruksi Belt and Road.

Reference: https://www.theguardian.com/cities/ng-interactive/2018/jul/30/what-china-belt-road-initiative-silk-road-explainer