Apa hubungannya orang yang suka marah dengan kesehatan?


(Dictio Community) #1

Apakah terdapat hubungannya antara marah, yang lebih bersifat psikologis, dengan kesehatan fisik?

Dari beberapa referensi yang kita dapat, terdapat hubungan yang erat antara kemarahan dengan kesehatan, sehingga kemarahan itu sendiri mempunyai pengaruh terhadap kesehatan kita.

Berikut beberapa referensi terkait kesehatan yang menyatakan betapa pentingnya kita untuk bersabar atau dalam kondisi tenang

Kemarahan mengakibatkan resiko yang besar terhadap jantung anda.

“Selama 2 jam setelah anda setelah anda marah besar, kemungkinan anda terkena serangan jantung meningkat 2 kali lipat” menurut Chris Aiken, MD, seorang instruktur clinical psychiatry di Wake Forest University School of Medicine dan direktur Mood Treatment Center di Winston-Salem, North Carolina.

“Kemarahan yang ditahan - ketika anda meluapkan amarah secara tidak langsung atau membutuhkan waktu yang lama untuk meredakan amarah anda - sangat berhubungan erta dengan penyakit jantung” menurut dr Aiken.

Menurut Janice E. Williams, et. al. dalam jurnalnya yang berjudul " Anger Proneness Predicts Coronary Heart Disease Risk Prospective Analysis From the Atherosclerosis Risk In Communities (ARIC) Study" diterbitkan oleh American Heart Association Journal, orang-orang yang mempuynyai sifat mudah jatuh dalam kondisi marah, mempunyai resiko terkena jantung 2 kali lipat dibandingkan orang yang tidak mudah marah.

Menurut dr Aiken, "Constructive anger tidak berhubungan dengan penyakit jantung "

Constructive anger adalah kondisi dimana anda berbicara langsung terhadap orang yang membuat anda “marah” atau membuat anda tidak nyaman / frustasi dengan sikap / cara yang baik serta bertujuan untuk mencari solusi dari permasalahan yang ada

Kemarahan dapat meningkatkan resiko terkena stroke

Menurut Mostofsky E1, Penner EA2, Mittleman MA3 dalam artikel yang berjudul “Outbursts of anger as a trigger of acute cardiovascular events: a systematic review and meta-analysis”, diterbitkan oleh US National Library of Medicine National Institutes of Health, menemukan bahwa :

Resiko terkena stroke meningkat 3 kali lipat akibat gumpalan darah (blood clot) ke otak atau pendarahan di otak selama 2 jam setelah kondisi kemarahan yang meluap-luap.
Untuk orang yang mempunyai aneurysm pada salah satu arteri otak, mempunyai resiko 6 kali lipat aneurysm-nya pecah ketika dalam kondisi kemarahan yang meluap-luap

A brain (cerebral) aneurysm is a bulging, weak area in the wall of an artery that supplies blood to the brain

  • Kemarahan dapat menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh

Ketika anda sering dalam kondisi marah, anda akan mendapatkan bahwa diri anda sering merasa sakit dibandingkan sebelumnya.

Menurut ilmuwan Harvard, Romero-Martínez A, Lila M, Vitoria-Estruch S, Moya-Albiol L. dalam artikelnya yang berjudul “High Immunoglobulin A Levels Mediate the Association Between High Anger Expression and Low Somatic Symptoms in Intimate Partner Violence Perpetrators”. diterbitkan oleh US National Library of Medicine National Institutes of Health, menemukan bahwa :

Kemarahan dapat mempunyai hubungan yang erat dalam berkurangnya level antibody immunoglobulin A selama 6 jam.

Antibody immunoglobulin A adalah antibodi yang memainkan peran penting dalam imunitas mukosa (en:mucosal immune). IgA banyak ditemukan pada bagian sekresi tubuh (liur, mukus, air mata, kolostrum dan susu) sebagai sIgA (en:secretory IgA) dalam perlindungan permukaan organ tubuh yang terpapar dengan mencegah penempelan bakteri dan virus ke membran mukosa. (wikipedia)

Kemarahan dapat merusak paru-paru anda.

Sebuah grup penelitian di Harvard University meneliti 670 pria dewasa (diatas 8 tahun) menggunakan metode pengukuran skala hostility yang digunkana untuk mengukur level kemarahan dan mengukur setiap perubahan pada fungsi paru-paru pria. Pria yang mempunyai level hostility tertinggi mempunyai kapasitas paru-paru terburuk secara signifikan, yang mana akan meningkatkan resiko permasalahan pada respiratory

The respiratory system (called also respiratory apparatus, ventilatory system) is a biological system consisting of specific organs and structures used for the process of respiration in an organism. The respiratory system is involved in the intake and exchange of oxygen and carbon dioxide between an organism and the environment.(wikipedia)


Apakah ada pendapat atau sumber-sumber penelitian lain terkait hubungan antara marah dengan kesehatan ?


Bagaimana caranya mengatasi rasa marah dalam diri?
(Ivan Liu) #2

1. Dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh

Orang yang sering marah-marah biasanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Mengapa bisa demikian? Karena rasa tegang dan marah, bagian otak akan bekerja ekstra keras. Kondisi yang seperti ini membuat tubuh manusia mengalami saat-saat yang sangat rentan. Emosi negatif dan amarah hanya akan menyita energi. Bandingkan ketika sedang bahagia, pekerjaan seberat apapun akan sanggup anda kerjakan.

2. Emosi negative akan menimbulkan penyakit dalam tubuh

Perasaan negatif atau emosi negatif akan membuat anda mudah terserang berbagai penyakit seperti sakit kepala, sakit hati, jantung, dll. Bahkan berdasarkan sebuah penelitian dari Center For Disease Control And Prevention, mengatakan bahwa 85% penyakit yang terjadi pada seseorang dikarenakan kondisi emosional orang tersebut.

3. Amarah terpendam dapat memicu serangan jantung

Jika anda adalah seseorang yang suka menahan emosi dan selalu mengalah tanpa mau mengutarakan perasaan anda pada orang lain. Maka, sekarang anda harus mengubah kebiasaan anda tersebut. Taukah anda bahwa suka menahan emosi tanpa mengutarakannya dapat membuat anda beresiko terkena penyakit jantung. Anda perlu orang untuk membicarakannya, misalnya sahabat, keluarga atau bahkan kalau perlu seorang terapis atau psikoterapi untuk mengatasi kebiasaan yang dapat merusak kesehatan anda.