Apa hubungannya antara manajemen produk dengan manajemen proyek?

Dalam dunia startup, kita sering kali menjumpai divisi manajemen produk dan manajemen proyek. Apa perbedaannya dan apa hubungan dengan kedua manajemen tersebut?

1 Like

Menurut saya, Manajemen produk dan manajemen proyek berbeda tetapi saling berkaitan. Manajemen produk dan proyek memenuhi kebutuhan bisnis yang berbeda. Manajemen produk membantu produk manajer dalam mengatur, mengembangkan, dan mengkomunikasikan strategi dengan CEO. Sementara Manajemen proyek membantu proyek manajer (dan pihak lain yang bertanggung jawab untuk membangun produk) melacak pelaksanaan strategi.


Dalam strategi produk manajemen software terdapat kebutuhan umum, visi produk, strategi produk, perkiraan waktu, dan perkiraan usaha yang harus di lakukan dalam produksi.
Dalam eksekusi produk manajemen software terdapat kebutuhan spesifik, spesifik produk jadi,
mengatur sumber daya, dan perkiraan usaha secara spesifik.

Kemampuan Produk manajer:

  1. Memimpin tim sampai produk akhir
  2. Siklus hidup produk
  3. Bekerja dengan manajer proyek
  4. Bekerja secara langsung dengan pelanggan
  5. Bekerja langsung dengan tim produk

Kemampuan Proyek manajer:

  1. Memimpin tim untuk mewujudkan sebuah proyek yang sukses
  2. siklus hidup proyek
  3. kerja sama tim proyek
  4. Bekerja dengan produk manajer
  5. Bekerja secara langsung dengan pelanggan
  6. Bekerja langsung dengan tim proyek dan tim produk

Sumber
https://www.productplan.com/product-management-versus-project-management/
https://www.projectmanager.com/training/product-manager-vs-project-manager

1 Like

Manajement produksi, proses perencanaan yang efektif dan mengatur operasi bagian perusahaan yang bertanggung jawab atas transformasi aktual bahan menjadi produk jadi. Definisi ini menekankan proses transformasi input menjadi output tanpa mempertimbangkan faktor manusia yang terlibat dalam proses produksi.

Manajemen Produksi menyangkut pengambilan keputusan yang terkait dengan proses produksi, sehingga barang dan jasa diproduksi sesuai dengan spesifikasi, jumlah dan waktu yang tepat dengan biaya minimum.

Manajemen Produksi adalah seperangkat prinsip umum untuk ekonomi produksi, desain fasilitas, desain pekerjaan, desain jadwal, kontrol kualitas, kontrol inventaris, studi kerja dan kontrol biaya dan anggaran. Definisi ini menekankan kegiatan yang terlibat dalam manajemen produksi.

Jadi bisa dikatakan bahwa perencanaan produksi dan pengendaliannya adalah karakteristik utama manajemen produksi.
Manajement proyek, bersifat dinamis dan tidak rutin, siklus pengerjaan relatif pendek, intensitas kegiatan beruktuasi,s etiap kegiatan harus diselesaikan sesuai dengan anggaran dan jadwal yang telah ditetapkan, terdiri dari berbagai jenis kegiatan yang bervariasi dan terkadang membutuhkan pendekatan berbagai disi plin ilmu dalam proses pengerjaannya, kebutuhan sumber daya berubah-ubah, baik jenis maupun volumenya.

Perkembangan awal ilmu manajemen proyek dipelopori oleh Henry Gantt (1861-1919), Henry Fayol (1841-1925) dan Frederick W. Taylor (1856-1915). Henry Gantt memperkenalkan sebuah sistem untuk menggambarkan penjadwalan aktivitas. Sistem ini dikenal dengan nama “Skema Gantt” (Gantt Chart) dan masih digunakan sampai sekarang dalam melakukan penjadwalan proyek. Kontribusi Henry Fayol terhadap ilmu manajemen proyek adalah memperkenalkan lima fungsi manajemen (merencanakan, mengorganisasi, memerintahkan, mengkoordinasi dan mengendalikan) untuk membantu pengelolaan proses pengerjaan proyek (Stoner, 1991). Konsep scient management yang dikembangkan oleh Frederick W. Taylor menyumbangka perspektif sistem dalam kajian manajemen proyek. Adaptasi perspektif sistem tersebut memandang pelaksanaan proyek sebagai sebuah sistem besar yang dapat dipecah menjadi sub-sistem lebih kecil, yaitu aktivitas. Hal ini diwujudkan melalui pendekatan Work Breakdown Structure (WBS) yang memecah proyek menjadi serangkaian aktivitas.