Apa efek samping sering melakukan operasi pada wajah?

Terutama di Korea Selatan, sudah bukan hal asing para gadis remaja memperoleh kado berupa ‘tiket’ untuk operasi plastik dari orang tuanya agar bisa tampil menarik. Seperti yang diketahui, biaya dari operasi plastik sendiri tidaklah murah. Banyak persiapan yang harus dilakukan sebelumnya, baik mental maupun segi materi. Namun apa saja efek samping jika sering melakukan operasi plastik?

  1. Efek samping anestesi
    Dalam setiap prosedur operasi termasuk operasi plastik, diperlukan anestesi atau bisa juga disebut obat penenang agar pasien tidak merasakan sakit saat pisau operasi menyayat kulit mereka. Namun perlu diketahui bahwa setiap tindakan anestesi memiliki efek samping seperti kerusakan otak, syaraf, lumpuh sementara, penyempitan saluran napas, dan serangan jantung tergantung akan kepekaan pasien terhadap zat tersebut.
  2. Pendarahan
    Beberapa saat setelah menjalani operasi, pasien biasanya akan mengalami pendarahan yang dapat berlanjut pada tahap komplikasi jika tidak segera berhenti. Pembekuan darah yang terjadi setelahnya juga akan membuat warna kulit menjadi biru kehitaman atau ungu yang disebut hematoma, hematoma yang berkelanjutan ini dapat membuat jaringan kulit mati dan menyebabkan masalah lain yang lebih parah seperti infeksi.
  3. Bekas luka
    Perlu diketahui bahwa pada setiap proses operasi, dokter harus menjahit kembali bagian yang disayat, dan hal tersebut akan mengakibatkan bekas yang secara nyata nampak di wajah kita. Bekas luka ini sulit untuk dihilangkan kecuali kita melakukan perawatan berbiaya mahal lainnya yang dapat menghilangkan bekas luka tersebut.
  4. Tidak sesuai keinginan
    Dampak yang paling meresahkan dari prosedur operasi plastik pada wajah adalah hasil akhir yang tidak sesuai keinginan, menggunakan dokter yang mahal pun belum tentu menjamin keberhasilan sebuah operasi dalam mempercantik wajah kita.

Sumber: