Apa dampak adanya manajemen terhadap sebuah produk?

Kata manajemen berasal dari bahasa inggris, “Manage” yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.

manajemen org

Manajemen memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah perencanaan yang diperlukan organisasi dalam memulai kegiatan dalam organisasinya. Perencanaan merupakan proses dasar dalam organisasi untuk menetapkan tujuan dan menentukan sasaran yang akan dicapai sebelum melakukan langkah-langkah selanjutnya.

Perencanaan merupakan tahapan yang paling penting, karena dapat memungkinkan tercapainya tujuan-tujuan organisasi di kedepannya. Nah dalam membuat atau menghasilkan suatu produk, perusahaan tidak sembarangan dalam memulai untuk meminimalisir resiko yang ada. Dengan adanya manajemen, organisasi dapat mencapai beberapa hal, yaitu:

  • Mencapai tujuan denngan lebih mudah dan terarah
  • Semua bagian organisasi bekerja di arah yang sama sehingga mengoptimalisasi sumberdaya
  • Dengan mudah mengidentifikasi berbagai hambatan dan peluang yang ada
  • Pekerjaan lebih mudah dan efisien serta efektif sehingga dapat mengurangi biaya yang tidak diperlukan
  • Dapat melakukan aktivitas pengawasan dengan mudah
  • Mengurangi ketidakpastian dan resiko yang akan muncul.
  • Menetapkan organisasi yang lebih baik

Dengan demikian, adanya manajemen dalam menghasilkan produk sangatlah penting dan mendasar. Karena produk yang baik merupakan cerimanan dari manajemen suatu organisasi yang baik pula.

(sumber: https://www.managementstudyguide.com/management_importance.htm)

Di dalam konsep manajemen perubahan dan inovasi, pengetahuan dan pembelajaran merupakan konsep generasi keenam yang saat ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan multinasional sebagai konsep dalam penciptaan inovasi. Jika sebelumnya perusahaan hanya bertumpu pada bagian penelitian dan pengembangan dalam proses menciptakan inovasi, pada saat ini hal tersebut dikatakan kurang efektif dan efisiensi karena keterbatasan pada bagian penelitian dan pengembangan.

Didalam konsep pengetahuan dan pembelajaran tidak hanya bagian penelitian dan pengembangan yang melakukan penciptaan inovasi tetapi seluruh anggota organisasi berperan dalam penciptaan tersebut, karena organisasi yang inovatif adalah organisasi untuk kemudian dijadikan sebagai proses pembelajaran organisasi. Pengetahuan yang ada didalam organisasi misalnya adalah pengalaman setiap anggota organisasi yang sudah didokumentasikan melalui database dan arsip dalam bentuk catatan yang sudah diintegrasikan kepada setiap anggota organisasi untuk dapat diakses setiap saat, sedangkan pengethauan diluar organisasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pengalaman-pengalaman industri yaitu dengan melihat tren pasar yang sedang berkembang saat ini sehingga dalam proses tersebut organisasi akan memiliki keunggulan kompetitig yang akan menciptakan keuntungan.

Menurut Salim et al (2011) dimensi inovasi didalam konsep manajemen perubahan dan inovasi dibagi menjadi empat inovasi (4Ps innovation) yaitu :

  1. Inovasi produk, merupakan perubahan dalam hal produk atau jasa yang ditawarkan oleh organisasi.
  2. Inovasi proses, merupakan perubahan dalam cara bekerja atau membaut produk dan cara emlakukan distribusinya.
  3. Inovasi positioning, merpakan perubahan dalam konteks memperkenalkan produk atau jasa perusahaan.
  4. inovasi paradigma, merupakan perubahan dalam pola atau metode yang ada didalam kerangka organisasi. Salah satu dari dimensi inovasi tersebut adalah inovasi produk yang merupakan hal penting bagi perusahaan yang bergerak dibidang penjualan produk seperti makanan dan minuman.

Pada jurnal penelitian Strateen et al (2014) yang menganalisis peluang dan tantangan usaha kecil menengah olahan pangan di Negara Belanda mengatakan bahwa sebesar 80% pelaku usaha olahan pangan yang ada di Belanda menganggap pentingnya inovasi produk. Dalam penelitian yu et al (2010) juga mengatakan bahwa pengalaman-pengalaman industri, kemampuan teknis serta keinginan untuk terus mencari pengetahuan-pengetahuan baru dari pelaku usaha mempengaruhi kinerja inovasi di dalam perusahaan.

Selain itu dalam jurnal penelitian dari salim et al (2011) mengatakan bahwa dengan adanya inovasi di dalam usaha kecil menengah, hal tersebut akan berpengaruh langsung terhadap kinerja perusahaan sehingga hal tersebut akan dapat mempertahankan eksistensi bisnis yang terus berkelanjutan. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan dari konsep pengetahuan dan pembelajaran dalam penciptaan inovasi adalah untuk meningkatkan kinerja perusahaan untuk bisnis yang terus berkelanjutan.

SUMBER : Siswanto, Irwan. 2004. Jurnal Peran Manajemen Organisasi Terhadap Inovasi Produk. Bogor.

A post was merged into an existing topic: Apa yang dimaksud dengan Manajemen Produksi ?

Manajemen Produk – Pemandu Perusahaan

Manajemen merupakan salah satu tugas yang paling penting dan harus ada dalam setiap perusahaan.

Manajemen sebuah produk berguna untuk memandu perusahaan tentang bagaimana mengelola sumber dayanya yang terbatas untuk menghasilkan produk kompetitif yang sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar, kemudian bekerja dengan tim di area fungsionalitas lain untuk sama-sama bekerja dalam membantu perusahaan mencapai tujuan bisnis.

Dalam mencapai tujuan bisnis, dimana berupa upaya agar orang mau mengeluarkan uang mereka untuk produk yang dihasilkan, maka perlu dipecahkan masalah yang dimiliki oleh customer, sehingga customer mau membayar produk yang dikeluarkan sebagai solusi dari permasalahan mereka. Dan disinilah pentingnya manajemen pada sebuah produk, dimana masalah harus ditemukan dan diidentifikasi untuk dikembangkan dan dicari permasalahannya, agar orang mau membayar produk solusi yang ditawarkan. Dapat disimpulkan, fungsi manajemen pada sebuah produk memberi dampak bagi perusahaan seperti berikut, dalam :

  • Memahami kebutuhan pengguna, dan cara terbaik untuk mewujudkannya
  • Memprioritaskan peluang berdasarkan tingkat urgensi, potensi pendapatan, dinamika pasar dan kriteria pembelian
  • Menyelaraskan roadmap produk dengan kebutuhan pelanggan
  • Membantu memasarkan produk serta mengkomunikasikan nilai dari produk yang dihasilkan kepada pelanggan
  • Memberikan umpan balik yang rutin terhadap perubahan kondisi pasar ataupun kebutuhan pelanggan

Dampak dari manajemen sebuah produk berpengaruh terhadap bagaimana hasil sebuah produk itu nantinya, dan bagaimana produk yang dihasilkan mampu berguna sebagai solusi dari masalah yang dimiliki oleh customer. Manajemen merupakan hal yang wajib dimiliki setiap organisasi. Terlepas baik buruknya hasil akhir manajemen yang dilakukan, semua bergantung dari bagaimana Product Manager mampu melakukan manajemen yang terbaik untuk dijalankan bagi perusahaannya, dan menyampaikan produknya secara tepat ke customer sehingga strategi bisnis yang dijalankan mampu membawa perusahaan dalam mencapai tujuannya.

Sumber :
http://www.alignps.com/the-importance-of-product-management.html
https://www.aha.io/roadmapping/guide/product-management
https://medium.com/point-nine-news/7-reasons-why-product-management-continues-to-play-a-greater-role-in-saas-1e558f944f44

A post was merged into an existing topic: Apa yang dimaksud dengan konsep manajemen pemasaran ?