Apa akbibat kekurangan yodium bagi ibu hamil?

Yodium merupakan mineral yang penting dipenuhi selama masa kehamilan.
Apa akbibat kekurangan yodium bagi ibu hamil?

1 Like

Wanita hamil memerlukan gizi yang cukup untuk kesehatan ibu dan janinnya. Jika kebutuhan gizi ibu tidak tercukupi maka dapatberpotensi menyebabkan masalah gizi. Namun demikian, ibu hamil seringkali tidak mengetahui adanya peningkatan kebutuhan gizi selama kehamilan.

Berikut ini merupakan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Beberapa Zat Gizi untukWanita Tidak Hamil dan Tambahan Gizi yang Dibutuhkan Ketika Hamil (per orang per hari).

Angka Kecukupan Gizi (AKG) Beberapa Zat Gizi untukWanita Tidak Hamil dan Tambahan Gizi yang Dibutuhkan Ketika Hamil (per orang per hari).

Jika kebutuhan gizi ibu hamil tidak terpenuhi, maka dapat terjadi masalah gizi pada ibu hamil. Masalah gizi yang dialami ibu hamil dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin, sehingga pemenuhan gizi pada ibu hamil menjadi penting.

Kaitannya dengan zat yodium, kebutuhan ibu hamil lebih besar dari sebelum kondisi hamil seperti dalam tabel di atas. Ketika masa kehamilan tiba, yodium bertanggungjawab atas perkembangan otak dan saraf serta pertumbuhan janin. Dengan jumlah yodium yang cukup, sel saraf bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Yodium sendiri merupakan zat mineral yang sangat berperan dalam memproduksi hormon tiroid. Sementara, hormon tiroid merupakan hormon yang memegang peran penting dalam perkembangan otak dan organ tubuh, pertumbuhan anak, pencernaan dan metabolisme makanan, mengatur suhu tubuh, dan mengendalikan kontraksi otot.Apabila tidak terpenuhi semestinya maka akan ibu hamil akan terdampak olehnya. Berikut ini beberapa akibat kekurangan yodium bagi ibu hamil.

  1. Kekurangan yodium saat hamil akan membuat janin tidak tumbuh dan berkembang dengan sempurna, sehingga menyebabkan bayi lahir cacat dan berat badan lahir rendah. Selain itu, kekurangan yodium saat hamil juga dapat menyebabkan ibu mengalami keguguran.
  2. Kekurangan yodium saat hamil dapat berakibat bayi mengidap kretinisme. Kretinisme adalah kelainan struktur pada otak yang menyebabkan keterbelakangan mental. Kondisi semacam ini biasanya akan ditandai dengan hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak juga akan mengalami gangguan bicara, pendengaran, dan atau penglihatan.
  3. Asupan yodium yang kurang saat kehamilan dapat menghambat perkembangan jaringan otak dan saraf janin. Kondisi ini memang tidak terlalu nampak saat bayi dilahirkan. Namun dalam perkembangannya, anak akan mengalami hambatan ketika berpikir, seperti kesulitan membaca, menulis, dan kemampuan motorik lainnya. Anak biasanya akan memiliki IQ yang rendah.
  4. Bayi berpotensi cebol. Kekurangan yodium pada masa kehamilan juga berimbas pada kurangnya yodium pada bayi yang dikandung. Jika bayi kekurangan yodium, kemungkinan besar kelak si bayi akan cebol karena pertumbuhan tinggi badannya mengalami gangguan.
Referensi

https://hamil.co.id/nutrisi-ibu-hamil/akibat-kekurangan-yodium-pada-ibu-hamil
https://ejurnal-litbang.patikab.go.id/index.php/jl/article/view/93/88
https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/kekurangan-yodium-saat-hamil/

Beberapa resiko akibat kekurangan yodium pada ibu hamil antara lain Kretinisma dan Keguguran.

Pada umumnya orang kretin (“Cretinisma”) ini dilahirkan dari ibu yang sewaktu hamil kekurangan yodium. Kretinisma adalah suatu kondisi penderita dengan tinggi badan dibawah normal (cebol). Kondisi ini disertai berbagai tingkat keterlambatan perkembangan jiwa dan kecerdasan, dari hambatan ringan sampai dengan sangat berat (debil). Ekspresi muka orang kretin ini memberikan kesan orang bodoh karena tingkat kecerdasannya sangat rendah.

Kretin juga ditandai dengan gangguan mental, gangguan perkembangan saraf otak, gangguan pendengaran, cara berjalan, berbicara, dan sebagainya dan dapat disertai atau tidak disertai hipotiroidi.

Yang amat penting untuk didasari adalah bahwa kretin adalah satu kelainan yang irreversible (menetap), sehingga merupakan beban bagi masyarakat pada umumnya (Djokomoeljanto, 2008 ).

Selain itu, defisiensi yodium dapat meningkatkan abortus spontan, stillbirth dan kematian neonatal, kelainan congenital, dan kelainan struktur kardiosvaskular serta susunan saraf. Hasil penelitian pada ibu yang hipotiroidi selama hamil diobati dan tidak diobati menunjukkan perbedaan yang bermakna dalam hal kelahiran anak normal, kejadian abortus dan stillbirth serta kelahiran prematur.

Hipotiroidi yang terdapat pada ibu hamil juga memberikan gangguan retardasi, aborsi, gangguan perkembangan, kelainan congenital yang dapat mematikan fetus yang dikandungnya (Budiyanto, 2002).