Alasan Beralih ke Cushion Puff untuk Aplikasi Foundation

IMG_55371

Bila kebanyakan dari kita selalu pakai brush atau spons untuk foundation. Saatnya untuk memakai cushion compact. Walaupun mungkin belum bisa sepenuhnya menyaingi Beautyblender atau foundation brush pada umumnya, tapi tren menggunakan cushion puff untuk foundation sudah mulai terlihat.

Berikut tiga alasan yang bikin belum kembali ke spons makeup dan betah memakai cushion puff:

  1. Bagus untuk Membangun Coverage

Coverage dibutuhkan nggak hanya untuk menutupi jerawat atau noda, tetapi juga area-area kulit yang warnanya nggak rata. Contohnya adalah area dahi, yang biasanya lebih gelap dari warna kulit di area wajah lainnya. Penggunaan cushion puff bisa membantu membangun coverage di wajah tanpa membuat complexion menjadi terlalu cakey.

  1. Gentle di Kulit Bermasalah

Yang memiliki kulit bermasalah, baik itu jerawat, eksim, atau kering dan mengelupas pasti tahu struggle-nya memakai foundation dengan tools, baik itu spons maupun brush. Cushion puff sendiri didesain tipis dengan permukaan halus yang lembut di kulit sensitif, jadi saat mengaplikasikannya pun nggak butuh tekanan terlalu besar. Selain itu, handle di bagian belakang cushion puff juga membantu mengontrol tekanan agar hanya di tap-tap lembut di seluruh bagian wajah.

  1. Low-Maintenance dan Awet

Meskipun sama-sama harus rajin dicuci seperti foundation tools lainnya, tetapi pengalaman saya selama tiga tahun terakhir memakai spons makeup dan cushion puff membuktikan bahwa cushion puff jauh lebih tahan noda. Kalau lagi malas, biasanya saya baru mencuci cushion puff setelah pemakaian dua minggu, dan noda foundation nggak terlalu banyak menempel di permukaannya. Sedangkan spons, 3-4 kali pemakaian saja pasti sudah dekil. Lucunya, spons makeup justru menyerap lebih banyak produk dibandingkan cushion puff.

Source: