Adakah pengusaha yang sukses namun kisahnya belum diketahui banyak orang?


(Priyo Danu Narpati) #1

Seperti yang kita tahu, kisah - kisah sukses seorang pengusaha yang kita tahu hanya orang - orang itu saja, seperti Bill Gates, Jack, Mark Zuckerberg, Steve Jobs, Elon Musk, dll. Namun adakah pengusaha sukses lainnya yang belum kita ketahui atau belum terekspose di media?


(Rina Gunawan) #2

Haruhisa Okamura, pendiri dan CEO Adways

Haruhisa Okamura ialah pendiri dan CEO dari perusahaan teknologi terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut, yang berfokus pada periklanan online, dengan catatan pendapatan lebih dari 221 juta dollar pada tahun 2013.

Okamura saat berumur 16 tahun telah dikeluarkan dari sekolah untuk bekerja sebagai salesman. Ia mendapatkan masalah yang cukup, jadi ia memutuskan bahwa bekerja sangat pas dengannya. Pada tahun 2000, dengan adanya internet yang tumbuh pesat di dunia, Okamura menjadi tertarik dengan perusahaan online dan IPOs mereka.

Pada tahun 2001, ia memulai Adways hanya dengan menggunakan uang 10.000 dollar. Meski ia kehilangan 5000 dollar dari uang tersebut karena peluang yang gagal untuk mengembangkan pemasaran perangkat lunak melalui email, ia tetap bertahan. Dengan mengetahui tawaran saham berkualitas, ia merekrut teknisi yang handal bernama Sanki Nishiguchi, yang menjadi CTO pada perusahaan tersebut.

Berawal dengan model afiliasi, Adways tumbuh dengan cepat, terutama setelah berpindah untuk fokus pada teknologi mobile. Pada tahun 2006 perusahaannya dikenalkan pada publik. Okamura masih berusia 25 tahun pada saat itu. Perusahaannya sekarang memiliki kantor cabang di seluruh dunia.

Josie Natori, pendiri dan CEO dari perusahaan Natori Company

Josie Natori adalah pendiri dan CEO dari perusahaan pakaian tidur wanita, yang telah berkembang pada pengharum, kacamata, dan dekorasi rumah. Pada tahun 2011, perusahaannya mencatat 150 juta dollar pada penjualan per-unit.

Natori pindah ke Amerika dari Filipina pada tahun 1964 untuk kuliah di New York. Ia melihat sebuah negara yang sangat berbeda 180 derajat disetiap sudutnya — cuaca, makanan dan bahkan humor merupakan benturan budaya. Ia menyelesaikan sekolahnya pada bidang ekonomi dan bekerja untuk Bache & Company. Ia pindah ke Merrill Lynch pada tahun 1971, tetapi ia merasa terpanggil pada dunia usaha dan bercita-cita untuk membangun perusahaannya sendiri.

Pada tahu 1974, setelah menjadi warga Amerika, Natori dan suaminya mencoba jalan yang berbeda untuk mewujudkan keinginannya. Kesempatannya datang pada tahu 1977, ketika ia memeperkenalkan gaun malam yang ia ciptakan pada pembeli di Bloomingdales dan menghakhiri kesempatan tersebut dengan bekerja sebagai desainer. Natori terus mengembangkan perusahaannya hingga ia mempekerjakan 400 karyawan. Ia mendistribusikan kepada swalayan seperti Saks, Neiman Marcus dan Nordstrom, dan baru saja membuka butik Amerika-nya yang pertama di New York.

Heidi Ganahl, pendiri dari Camp Bow Wow, dan motivator

Heidi Ganahl ialah pendiri dari usaha penampungan anjing Camp Bow Wow dan seorang motivator.

Ganahl dan suaminya, Bion Flammang, mendapat sebuah ide untuk memulai usaha penampungan anjing bersama setelah berusaha untuk mencari penampungan untuk anjing mereka saat mereka hendak bepergian. Pada tahun 1994, sebuah tragedi terjadi, dan Flammang meninggal pada kecelakaan pesawat. Meski impiannya sempat terhenti beberapa tahun saat Ganahl harus menyesuaikan untuk hidup sebagai single mother membesarkan anaknya, ia tidak pernah menyerah.

Pada Desember tahun 2000, Ganahl menuju keinginannya pada anjing dalam perusahaan pertamanya Camp Bow Wow di Denver. Ketika perusahaannya yang kedua dibuka pada tahun 2002, seorang klien menyarankan untuk mempertimbangkan membuat cabang. Setelah ditampilkan pada AOL, bisnis tersebut memuncak. Cabagnnya sekarang terdapat disepanjang Amerika dan Kanada, dan perusahaanya memiliki nilai lebih dari 80 juta dollar.

Sumber artikel dan gambar : http://www.saintia.com/tiga-pengusaha-jutawan-yang-mungkin-belum-pernah-anda-dengar/