4 Penyesalan karena Kamu Terlalu Ngirit saat Traveling, Benar Gak?

Bangun subuh untuk menanti penerbangan

Umumnya, jam-jam penerbangan yang nyaman dan pas banget itu gak pernah diskon atau ada special fare. Biasanya, harga irit itu di jam yang tidak enak, misalnya subuh atau malam banget. Males banget, gak sih?

Bersempit ria di dalam penerbangan promo

Maskapai yang menawarkan harga terbaik, biasanya maskapai low cost di mana kursi mereka juga tidak punya ruang gerak luas. Mungkin kalau penerbangan jarak dekat, tidak masalah. Tetapi untuk perjalanan jauh atau lebih dari 6 jam…hmm…bisa encok nih, neng.

Menunggu connecting flight yang sangat lama

Harga-harga penerbangan juga bisa ditawarkan murah apabila waktu transit lebih dari 6 jam, bahkan ada yang transit satu hari juga, lho. Di saat menunggu ini, namanya juga budget backpacker, kamu gak bisa ke mana-mana, hanya bengong saja, sekaligus buang waktu. Jadi kzl gak sih?

Gotong-gotong bagasi di kendaraan umum

Apa daya harga taksi nyaman yang mahal, alhasil kamu lebih pilih naik angkutan umum. Tentu saja, kamu harus membawa sendiri bagasimu karena segalanya self service.

Tentunya kalau mau hemat, disiasati dengan menginap di penginapan murah, seperti hotel kapsul, disini kamu bakal Mendengarkan suara merdu ngorok dari teman hostel yang gak dikenal. Sewa satu kamar hotel mungkin tergolong mahal. Jadi, biasanya kita tinggal di hostel dan menginap di shared room. Tentu saja, mau tidak mau kita wajib beradaptasi, apalagi dengan mereka yang mengeluarkan suara merdu saat malam, atau kelakuan aneh lainnya.